Media Pembelajaran Agama Hindu Melalui Pendekatan Deep Learning Berbasis Ajaran Tri Pramana
DOI:
https://doi.org/10.25078/vs.v12i2.7486Keywords:
Deep Learning, Tri Pramana, Media Pembelajaran, Pendidikan Agama Hindu, Surface LearningAbstract
Pendidikan Agama Hindu di sekolah dasar sering kali terjebak pada surface learning atau rutinitas hafalan dangkal yang mengabaikan pemaknaan filosofis. Penggunaan media digital saat ini juga cenderung pasif, sehingga gagal merangsang penalaran kritis serta pendalaman spiritual siswa. Artikel ini merupakan kajian konseptual yang bertujuan untuk merumuskan rancangan media pembelajaran Agama Hindu melalui pendekatan Deep Learning berlandaskan epistemologi Tri Pramana. Melalui metode analisis teks terhadap literatur mutakhir, kajian ini mengonseptualisasikan arsitektur media hibrida yang mengintegrasikan teori kognitif Barat dengan filsafat Timur. Hasil sintesis menunjukkan bahwa tahapan Deep Learning sejajar dengan pilar Tri Pramana. Agama Pramana diimplementasikan melalui modul pustaka suci digital yang otoritatif sebagai fase akuisisi data. Anumana Pramana difasilitasi melalui fitur skenario bercabang untuk memecahkan dilema moral yang memicu penalaran kritis. Selanjutnya, Pratyaksa Pramana diwujudkan melalui instruksi proyek observasi lapangan terintegrasi geotaggingsebagai bentuk pembuktian empiris. Kesimpulannya, integrasi Tri Pramana dalam desain media pembelajaran mampu menjembatani dogma teks dan realitas sosial, mengonstruksi kedalaman spiritual, serta mempertajam keterampilan pemecahan masalah (HOTS) peserta didik. Artikel ini merekomendasikan pengembangan prototipe media hibrida tersebut dalam riset terapan selanjutnya.








