Peran Guru Sebagai Fasilitator Dalam Kegiatan Pembelajaran di SD 2 Kaligentong

Authors

  • Julianti STIAB Smaratungga
  • Mujiyanto STIAB Smaratungga

DOI:

https://doi.org/10.25078/vs.v12i1.6105

Abstract

Perubahan paradigma pendidikan dalam Kurikulum Merdeka menuntut guru untuk berperan sebagai fasilitator pembelajaran yang berpusat pada siswa, namun implementasi peran tersebut masih menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman guru tentang peran fasilitator, karakteristik guru abad 21, strategi pembelajaran fasilitatif, pemanfaatan teknologi, serta dampak dan tantangan peran guru sebagai fasilitator terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap guru sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memahami peran fasilitator sebagai pengarah dan pendamping belajar, menerapkan strategi diskusi dan pemecahan masalah, serta memanfaatkan teknologi sebagai pendukung pembelajaran meskipun masih terdapat keterbatasan kompetensi dan sarana. Peran guru sebagai fasilitator terbukti meningkatkan motivasi belajar siswa melalui keterlibatan aktif dan penghargaan terhadap pendapat siswa. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan peran guru sebagai fasilitator dipengaruhi oleh kesiapan guru, dukungan sekolah, dan refleksi berkelanjutan. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan pelatihan guru dan kebijakan pendidikan yang mendukung pembelajaran fasilitatif.

Kata Kunci: guru sebagai fasilitator; pembelajaran fasilitatif; Kurikulum Merdeka

Published

30-04-2025

Issue

Section

##section.default.title##