Makna dan Praktik Kehidupan Religius Siswa dalam PAB di SMK Pembangunan Ampel
DOI:
https://doi.org/10.25078/vs.v12i1.6103Keywords:
kehidupan religiusi , meditasi buddhis, perilaku siswa, pengendalian emosi, Pendidikan Agama BuddhaAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman terhadap makna dan praktik kehidupan religius siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Buddha (PAB) di sekolah menengah kejuruan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pemaknaan kehidupan religius siswa, bentuk dan pelaksanaan praktik keagamaan, pengalaman meditasi dan ritual, peran guru, serta pengaruh nilai Buddhis terhadap perilaku dan pengendalian emosi siswa di SMK Pembangunan Ampel. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kegiatan keagamaan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik keagamaan Buddhis yang terintegrasi dalam pembelajaran PAB mampu membentuk suasana religius, meningkatkan kesadaran diri, serta membantu siswa dalam mengendalikan emosi dan perilaku sosial. Guru berperan penting sebagai teladan dan fasilitator dalam internalisasi nilai-nilai Buddhis. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kehidupan religius siswa tidak hanya tercermin dalam praktik ritual, tetapi juga dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan praktik keagamaan dan peran guru sangat diperlukan untuk mendukung pembinaan karakter dan keseimbangan emosional siswa.








