PERAN PENYULUH AGAMA HINDU DALAM MENJAGA KETAHANAN KELUARGA HINDU DI DESA BUKUAN KOTA SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR
Kata Kunci:
peran penyuluh, ketahanan keluarga, RBKS, Desa BukuanAbstrak
Agama Hindu mengajarkan konsep tentang keluarga sebagai suatu media untuk mencapai kehidupan yang bahagia dan sejahtera. Melalui pembinaan yang diberikan oleh para penyuluh agama Hindu di harapkan keluarga Hindu dapat menjalankan prinsip-prinsip dharma, artha, kama dan moksha dengan seimbang serta mampu menjaga ketahanan keluarga Hindu di Desa Bukuan. Keluarga merupakan suatu ikatan lahir dan batin yang terjalin antara seorang suami, istri dan anak, keluarga sangat penting dalam kehidupan sosial masyarakat khususnya umat Hindu. Penyuluh dalam memberikan bimbingan dan penyuluhan agama Hindu sehingga mampu memberikan dampak yang signifikan terhadap masyarakat Hindu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penyuluh Agama Hindu terhadap keluarga Hindu di Desa Bukuan, Bentuk kegiatan nyata yang bisa diamati, dan implikasinya terhadap keluarga Hindu. Sehingga menjadi dampak yang terukur ,dengan meningkatnya kesadaran pencatatan perkawinan sah, menurunnya konflik KDRT/perceraian,terwujudnya keluarga sukinah yang memahami Grahasta Asrama, meningkatnya kesehatan keluarga (pencegahan stunting). Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi lapamgan dan wawancara.Pada tujuan pertama mengenai Peran Penyuluh Agama Hindu yang ingin dianalisis adalah peran konkrit penyuluh dalam optimalisasi RBKS di Provinsi Kalimantan Timur, khususnya di Desa Bukuan. Fokus peran tersebut meliputi peran sebagai fasilitator dalam pendirian RBKS,peran sebagai edukator yang memberikan pembinaan Dharma tentang keluarga sukinah dan Grhasta Asrama, serta peran sebagai konselor dan mediator dalam penyelesaian masalah rumah tangga umat hindu. Tujuan yang kedua mengenai bentuk kegiatan RBKS, dan tujuan ketiga mengenai implikasinya terhadap keluarga Hindu.
Jenis penelitian kualitatif, dengan metode pendekatan fenomenologi sumber data primer dan sekunder, menggunakan metode teknik pengumpulan data observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi Data dianalisis secara kualitatif deskriftif, yang dijabarkan secara sistemaatis, dan terstruktur.
Hasil penelitian penelitian menunjukan bahwa peran penyuluh agam Hindu di Desa Bukuan dioperasionalkan sebagai fasilitator,edukator Dharma keluarga Sukinah dan Grahasta Asrama,serta konselor keluarga. Bentuk kegiatan RBKS meliputi bimbingan calon pengantin Hindu,bimbingan remaja usia nikah ,dan pendampingan administrasi perkawinan (Simkah dan Elsimil) serta konseling keluarga berkelanjutan di Pura Desa Bukuan. Implikasi dari optimalisasi RBKS tersebut adalah meningkatnya kesadaran pencatatan perkawinan sah, meningkatnya pemahaman Dharma Keluarga,serta terwujudnya keluarga Hindu yang harmonis dan tangguh di Desa Bukuan.







