ANALISIS SUARA GENTA SANG PANDITA (PERSPEKTIF TEOLOGI BUNYI)

Penulis

  • i wayan rudiana rudiana Mahasiswa
  • i Ketut Donder Universits Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • I Gede Suwantana Universits Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.25078/pjah.v28i2.4926

Abstrak

Menjadi seorang pendeta dalam agama Hindu memiliki keistimewaan tersendiri, terutama dalam melaksanakan kewajiban menjalankan upacara yadnya. Sebagai pemimpin utama dalam ritual keagamaan, seorang Pandita wajib melengkapi diri dengan perangkat pemujaan yang berfungsi sebagai alat sekaligus simbol sakral. Salah satu perangkat penting tersebut adalah genta, yang diyakini memiliki nilai spiritual tinggi serta mampu menghubungkan pelaksana upacara dengan Tuhan melalui komunikasi nonverbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam fenomena budaya dan tradisi penggunaan genta dalam konteks pemujaan Hindu, tanpa mengabaikan integritas keyakinan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Terdapat beberapa jenis suara genta yang digunakan oleh Pandita saat memimpin upacara yadnya, yaitu walatuk ngulkul (tabuh siki), lembu mangan dukut (tabuh kalih), brahmara ngisep sari (tabuh telu), dan bima kroda; (2) Fungsi dari jenis-jenis suara genta meliputi: sebagai perlengkapan wajib Pandita, pengantar yadnya, penanda atau isyarat ritual, media konsentrasi dan harmonisasi suara sukma, perlambang suara Tuhan, serta sebagai getaran kosmis; (3) Makna suara genta dalam perspektif teologi Hindu mencakup representasi Tuhan dalam konsep henoteisme, politeisme, serta sifat Tuhan yang transenden dan imanen. Selain itu, genta juga memiliki makna dalam dimensi teoestetika, ideologis, serta sebagai simbol harmonisasi antara mikrokosmos dan makrokosmos. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah keilmuan terkait teologi bunyi dalam tradisi Hindu dan memperkuat pemahaman terhadap peran genta sebagai media spiritual yang sakral dalam praktik keagamaan.

Unduhan

Diterbitkan

2025-09-30

Terbitan

Bagian

##section.default.title##
Abstrak viewed = 21 times