Bangunan Bali dalam Perspektif Asta Kolasa Kosali

Bangunan Bali dalam Perspektif Asta Kolasa Kosali

Penulis

  • I Made Adi Purna Jaya UHN Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.25078/pjah.v28i2.3942

Abstrak

arsitektur Bali banyak terbuat dari batu-batuan alam dan jenis kayu tertentu yang kesemuanya dipilih secara bijak berdasarkan atas kepercayaan terhadap manfaat dan urgensi penggunaanya. Disisi lain, arsitektur Bali juga sangat memperhatikan kondisi tanah maupun topografis yang nantinya dipergunakan sebagai dasar atau lahan dari pembangunan secara utuh dari berbagai klasifikasi arsitektur tradisional Bali. Bahkan secara estetis, terdapat beberapa ukiran ataupun ornamen tertentu dalam arsitektur Bali yang terinspirasi dari kondisi alam. Sehingga, dapat dikatakan bahwa berbagai hal bersifat teknik maupun estetik dalam pembangunan arsitektur Bali. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk memperoleh penggambaran bangunan-banguan di Bali sesuai dengan Arsitektur masyarakat Bali. Data-data dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan observasi selanjutnya dilakukan reduksi untuk mendukung hasil yang diinginakan.

Struktur Bahan Penyusun Arsitektur Bali yang menjelaskan mengenai bahan apa saja yang diperkenankan dipergunakan dalam membuat bangunan Bali, kemudian kedua merupakan Konsep Tata Ruang Arsitektur Bali Rumah Bali harus sesuai dengan aturan Asta Kosala Kosali, yang mengatur tata letak ruang dan bangunan. Rumah Bali tidak merupakan satu kesatuan dalam satu atap. Tetapi, terbagi dalam beberapa ruangan yang berdiri sendiri.  Pola bangunan dalam kompleks rumah Bali diatur menurut konsep arah angin dan sumbu Gunung Agung, yang diyakini sebagai tempat bersemayamnya para dewa dan leluhur suci mereka. Ketiga adalah Konsep Ukuran Bangunan Arsitektur Bali merupakan aturan penataan bangunan yang diukur berdasarkan ukuran tubuh pemilik rumah, selanjutnya Konsep Religi dimana Bangunan arsitektur asli Bali tidak terlepas dari bentuk-bentuk ritual keagamaan yang dilaksanakan, selain kental dengan bentuk bangunan yang bercorak Bali dan lebih menekankan kepada keagamaan Hindu bangunan Bali juga tidak dapat dipisahkan dari sentuhan ritual. Bagi masyarakat Bali ritual yajna merupakan taksu bangunan

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-16

Terbitan

Bagian

##section.default.title##
Abstrak viewed = 28 times