Perubahan Indikator Antropometri dan Nafsu Makan Setelah Intervensi Akupresur pada Balita dengan Masalah Gizi di Puskesmas Klungkung II, Kabupaten Klungkung, Bali
DOI:
https://doi.org/10.25078/jyk.v9i2.7273Kata Kunci:
akupresur, masalah gizi, balita, status gizi, nafsu makanAbstrak
Masalah gizi pada balita masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kabupaten Klungkung, Bali. Akupresur merupakan terapi komplementer yang dapat membantu meningkatkan nafsu makan pada balita dengan status masalah gizi melalui penekanan titik-titik meridian tertentu. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi perubahan indikator antropometri dan nafsu makan sebelum dan sesudah intervensi akupresur pada balita dengan masalah gizi di Puskesmas Klungkung II. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental one group pretest-posttest pada 32 balita dengan masalah gizi yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi akupresur diberikan pada titik ST36 (Zusanli), CV12 (Zhongwan), SP3 (Taibai), SP6 (Sanyinjiao), dan ST25 (Tianshu), sebanyak 3 sesi berdurasi 10-15 menit selama 3 minggu. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test untuk berat badan dan tinggi badan, serta uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk z-score dan nafsu makan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah intervensi, rerata berat badan meningkat dari 10,94 kg menjadi 11,52 kg dan tinggi badan dari 89,53 cm menjadi 90,35 cm. Rerata z-score BB/U meningkat dari −2,36 menjadi −1,74 dan z-score TB/U dari −2,02 menjadi −1,69. Skor nafsu makan juga meningkat dari 24,68 menjadi 33,15. Perbedaan sebelum dan sesudah intervensi pada seluruh indikator bermakna secara statistik (p < 0,001). Temuan ini menunjukkan adanya perbedaan kondisi sebelum dan sesudah intervensi, tetapi tidak dapat sepenuhnya diatribusikan pada akupresur karena penelitian tidak menggunakan kelompok kontrol.
Referensi
Akyurek, G., & Koca Senturk, R. B. (2026). Current therapeutic and educational interventions for feeding problems in early childhood: A systematic review. Appetite, 216, 108271. doi:10.1016/j.appet.2025.108271.
Astuti, Y., Noorbaya, S., & Lidia, B. (2024). Efektivitas pijat Tui Na terhadap peningkatan nafsu makan anak usia 1–2 tahun di wilayah kerja Klinik Umum dan Bersalin Ramlah Parjib 2 Samarinda. Jurnal Media Informatika, 5(3), 54–60.
Daulay, H. L. R., Sinaga, E. S., Suriani, H., Sianturi, G. A., & Siagian, H. (2023). The effect of giving acupressure therapy on increasing appetite in children aged 1–5 years at PMB Mutiara/N. Purba Medan Sunggal in 2022. EduHealth: Jurnal Edukasi Kesehatan, 14(1), 429–432.
Hasyim, D. I., Septiasari, Y., & Saputri, N. (2025). Pengaruh kombinasi akupresur Tui Na dan sari kurma terhadap peningkatan status gizi pada balita stunting di Kabupaten Pringsewu. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 14(1), 17–30. doi:10.52657/jik.v14i1.2665.
Ikhsan, M. N. (2019). Dasar Ilmu Akupresur dan Moksibasi. Bhimaristan Press.
Jani, R., Irwin, C., Rigby, R., Byrne, R., Love, P., Khan, F., Larach, C., Yang, W. Y., Mandalika, S., Knight-Agarwal, C. R., Naumovski, N., & Mallan, K. (2024). Association between picky eating, weight status, vegetable, and fruit intake in children and adolescents: Systematic review and meta-analysis. Childhood Obesity, 20(8), 553–571. doi:10.1089/chi.2023.0196.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Liang, S. B., Lai, B. Y., Cao, H. J., Cai, Q. H., Bai, X., Li, J., Zhang, Y. P., Chi, Y., Robinson, N., & Liu, J. P. (2020). Pediatric tuina for the treatment of anorexia in children under 14 years: A systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials. Complementary Therapies in Medicine, 51, 102411. doi:10.1016/j.ctim.2020.102411.
Liu, Y., Chan, C. W. H., Chow, K. M., Zhang, B., Zhang, X., Wang, C., & Du, G. (2023). Nurse-delivered acupressure on early postoperative gastrointestinal function among patients undergoing colorectal cancer surgery. Asia-Pacific Journal of Oncology Nursing, 10(5), 100229. doi:10.1016/j.apjon.2023.100229.
Mulyani, Y., Rofiasari, L., & Agustina, M. A. (2025). Pengaruh akupresure pijat Tui Na terhadap peningkatan nafsu makan pada anak usia pra sekolah di PAUD Kober Al Muhshinin Kabupaten Bandung 2024. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 14(2), 428–436. doi:10.52657/jik.v14i2.3591.
Rangkuti, S. (2022). The effect of Tui Na acupressure on appetite in children (toddlers) aged 1–3 years at the Wulandari Purba Clinic, Batang Quiz in 2022. Science Midwifery, 10(5), 3603–3611. doi:10.35335/midwifery.v10i5.902.
Scaglioni, S., De Cosmi, V., Ciappolino, V., Parazzini, F., Brambilla, P., & Agostoni, C. (2018). Factors influencing children's eating behaviours. Nutrients, 10(6), 706. doi:10.3390/nu10060706.
Suharsanto, S., Karjoso, T. K., Harahap, H., Rany, N., & Yunita, J. (2023). Pengaruh akupresur Tui Na terhadap berat badan anak balita usia 24–59 bulan di wilayah kerja UPT Puskesmas Pambang Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau tahun 2022. Ensiklopedia of Journal, 5(2), 106–113. doi:10.33559/eoj.v5i2.1462.
Suryani, L., & Wati, D. R. (2023). Pengaruh acupressure terhadap kenaikan berat badan balita usia 13–36 bulan. Prima Wiyata Health, 4(1), 77–83. doi:10.60050/pwh.v4i1.42.
Widowati, H., Hanum, S. M. F., & Widanti, H. N. (2022). Combination of Modisco and acupressure in toddler weight gain: Kombinasi Modisco dan akupresur dalam peningkatan berat badan balita. Procedia of Social Sciences and Humanities, 3, 1054–1057. doi:10.21070/pssh.v3i.309.
World Health Organization. (2006). WHO child growth standards: Length/height-for-age, weight-for-age, weight-for-length, weight-for-height and body mass index-for-age: Methods and development. World Health Organization.
Wulaningsih, I., Sari, N., & Wijayanti, H. (2022). Pengaruh pijat Tuina terhadap tingkat nafsu makan balita gizi kurang. Jurnal EDUNursing, 6(1), 33–38. doi:10.26594/edunursing.v6i1.2956















