Hubungan Gaya Hidup Perkotaan dan Status Gizi dengan Kesehatan Reproduksi Wanita Usia Subur: Systematic Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.25078/jyk.v9i2.7246Kata Kunci:
gaya hidup, kesehatan reproduksi, aktivitas fisik, perilaku sedenter, infertilitas, gangguan menstruasi, wanita usia reproduksiAbstrak
Kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam pembangunan kesehatan yang dipengaruhi oleh multifaktor. Urbanisasi, perubahan pola kehidupan masyarakat turut mendorong perubahan perilaku kesehatan dan status gizi. Literature review ini bertujuan mensintesis bukti ilmiah mengenai hubungan gaya hidup dan status gizi dengan kesehatan reproduksi pada wanita usia subur. Pencarian literatur dilakukan secara sistematis pada database PubMed, ScienceDirect, scopus dan Google Scholar menggunakan kata kunci gaya hidup, infertilitas wanita, kesehatan reproduksi, dan status gizi. Artikel yang dipublikasikan tahun 2021–2026, memenuhi kriteria inklusi dan diseleksi berpedoman PRISMA 2020. Sebanyak 13 artikel dianalisis secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor gaya hidup dan status gizi berhubungan dengan kesehatan reproduksi wanita usia subur. KEK, pola makan tidak sehat, aktivitas fisik rendah, perilaku sedentari, stres, merokok, dan konsumsi alkohol meningkatkan risiko gangguan menstruasi, infertilitas, serta gangguan reproduksi lainnya. Sebaliknya, gaya hidup sehat, aktivitas fisik cukup, yoga mendukung fungsi kesehatan reproduksi. Simpulan: gaya hidup perkotaan dan status gizi merupakan faktor yang berperan dalam kesehatan reproduksi wanita usia subur. Diperlukan upaya promotif dan preventif melalui perbaikan status gizi, pencegahan KEK, serta aktivitas fisik cukup untuk menjaga kesehatan reproduksi dan meningkatkan kualitas hidup perempuan usia produktif.
Referensi
Akalewold, M., Yohannes, G. W., Abdo, Z. A., Hailu, Y., & Negesse, A. (2022). Magnitude of infertility and associated factors among women attending selected public hospitals in Addis Ababa, Ethiopia: a cross-sectional study. BMC Women’s Health, 22(1). https://doi.org/10.1186/s12905-022-01601-8
Arifah, S., & Puteri, M. (2025). Hubungan Konsumsi Junk Food Dengan Kejadian Dismenore Primer Pada Remaja Putri: Tinjauan Implementasi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 Pasal 50. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8, 391–404. Retrieved https://akperyarsismd.e-journal.id/BNJ
Basilico, S., Sofroniou, A., Conti, M. V., Dieguez, P., & Cena, H. (2026). Nutritional Status and Dietary Intakes of a Community of Rural Women in Bárcena Villa Nueva, Guatemala: A Small-Scale Observational Study. Nutrients, 18(3). https://doi.org/10.3390/nu18030512
Crăciun, A. E., Rusu, A., Bala, C., Ciobanu, D. M., Crăciun, C. I., Fodor, A., Roman, G., Vonica, C., & Inceu, G. (2025). Associations of the Social Determinants of Health and Lifestyle Components with Dietary Patterns in a Population of Reproductive Age. Nutrients, 17(6). https://doi.org/10.3390/nu17060950
Fitriana, Y. A.-C. B., Ariyanti, L., & Awanis, A. (2025). Efektivitas latihan yoga terhadap penurunan dismenore primer pada remaja. Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ), 13(2), 429–436.
Jeon, B., Kang, T., & Choi, S. W. (2025). Lifestyle factors and health outcomes associated with infertility in women: A case-control study using National Health Insurance Database. Reproductive Health, 22(88). https://doi.org/10.1186/s12978-025-02030-0
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dalam angka. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.
Loy, S. L., Ku, C. W., Cheung, Y. B., Godfrey, K. M., Chong, Y. S., Shek, L. P. C., Tan, K. H., Yap, F. K. P., Bernard, J. Y., Chen, H., Chan, S. Y., Tan, T. Y., & Chan, J. K. Y. (2021). Fecundability in reproductive aged women at risk of sexual dysfunction and associated risk factors: a prospective preconception cohort study. BMC Pregnancy and Childbirth, 21(1). https://doi.org/10.1186/s12884-021-03892-5
Nurliawati, E., & Hersoni, S. (2024). Penilaian Status Gizi Ibu Hamil. Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas), 5(1), 28–33.
Rahmawati. E, M., Novitasari Wijaya, L., Studi ilmu Keperawatan, P., Madani, S., & Wonosari km, J. (2024). Kesehatan Reproduksi: Efek Program Kelurga Berencana (Kb) Terhadap Wanita Usia Subur. Jurnal Kesehatan Madani Medika, 15(01).
Marnares, S. R., & Effendi, L. (2025). Hubungan Tingkat Stres, Indeks Massa Tubuh Dan Kebiasaan Konsumsi Fast Food Dengan Siklus Menstruasi Pada Mahasiswi FKM UMJ. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 4(4), 1126–1135
World Health Organization. (2023). Manual for a Short Programme Review on reproductive, maternal, newborn, child and adolescent health in the South-East Asia Region. New Delhi: World Health Organization, Regional Office for South-East Asia.
Sadarang, R. A. I., Haerana, BS. T., & Bujawati, E. (2023). Determinan Kehamilan Risiko Tinggi Wanita Usia Subur di Indonesia. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(05), 352–364. https://doi.org/10.33221/jikm.v12i05.2124
Sari, N., Musmundiroh, Siregar, R., & Sugiharti, R. K. (2025). Analisis Pengaruh Gaya Hidup Terhadap Kejadian Infertilitas Pada Wanita Usia Subur. Jurnal Media Informatika [JUMIN], 6(6), 2780–2785
Shao, C., Yang, Q., Huang, L., Liu, H., Zhu, Q., Dong, X., ... Sun, Y. (2026). Sex-Stratified Genetic Analyses Mapping the Influences of Sedentary Behaviors and Physical Activity on Female Reproductive Health. Research, 9, Article 1131. doi: 10.34133/research.1131
Sofiyanti, S., Megawati, A., & Ulfah, K. (2023). Profil Risiko Metabolik dan Gaya Hidup Wanita Usia Subur (WUS) di Indonesia: Analisis Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer, 1–10.
Saudah, & Susanti, D. (2025). Edukasi Pola Hidup dan Kebersihan Pribadi untuk Mencegah Keputihan pada Wanita Usia Subur di Desa Bak Paoh. Meuseuraya, 1(1), 24–31.
The Lancet Regional Health – Western Pacific. (2025). Heterogeneous determinants of falling birth rates in the Western Pacific (Editorial). In The Lancet Regional Health - Western Pacific (Vol. 65). https://doi.org/10.1016/j.lanwpc.2025.101785
Imran, R.W, Kawa, A., Penelitian, A., Kunci, K., Gizi, S., Reproduksi, K., & Subur, W. U. (2025). Hubungan Status Gizi dengan Kesehatan Reproduksi Wanita Usia Subur The Relationship Between Nutritional Status and Reproductive Health of Women of Childbearing Age. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(7), 4060–4062. https://doi.org/10.56338/jks.v8i7.8242
Ye, X., Song, X., Zhou, S., Chen, G., & Wang, L. (2025). Association between combined healthy lifestyles and infertility: a cross-sectional study in US reproductive-aged women. BMC Public Health, 25(1). https://doi.org/10.1186/s12889-025-21395-2
Yulinda, D., Sholihah, N. R., Sari, A. A., & Rahayu, B. (2023). Yoga untuk meningkatkan kesehatan reproduksi remaja. Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE), 5(1), 39–44.
Zhang, B., Mi, B., Li, C., Xu, K., Cai, J., Kang, Y., ... Dang, S. (2026). Adiposity and reproductive characteristics across the lifespan: A multi-ethnic population-based study in Northwest China. Reproductive Health, 23, 32. doi: 10.1186/s12978-025-02259-9















