Efektivitas Penerapan Tracer Terhadap Pengendalian Kejadian Missfile Rekam Medis Di UPTD Puskesmas Rendang
DOI:
https://doi.org/10.25078/jyk.v6i1.1855Kata Kunci:
Rekam medis, missfile, filling, tracer, efektivitasAbstrak
UPTD Puskesmas Rendang belum menerapkan tracer rekam medis (petunjuk keluar) sehingga masih ditemukan adanya kesalahletakan atau tidak ditemukannya rekam medis di rak penyimpanan yang menyebabkan terjadinya missfile. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan pada bulan Desember 2021 diketahui persentase kejadian missfile sebanyak 10,53% dari 1.680 rekam medis Puskesmas Rendang memerlukan tracer rekam medis yang dapat mengatasi permasalahan missfile rekam medis. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang desain tracer rekam medis dan mengukur efektivitas penerapan tracer. Rancangan penelitian yang digunakan adalah One Group Pretest-Postest Design, yakni untuk mengukur angka kejadian missfile sebelum dan sesudah penerapan tracer rekam medis. Hasil penelitian ini yaitu menggunakan pengujian kuesioner dengan skala likert didapatkan hasil 85% yang kelayakannya dapat dikategorikan “Sangat Layak”. Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan Uji Wilcoxon Signed Ranks Test didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,000 sehingga 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat efektivitas penerapan tracer terhadap pengendalian kejadian missfile rekam medis di UPTD Puskesmas Rendang. Saran yang dapat diberikan adalah pengembangan tracer rekam medis berbasis elektronik diperlukan agar proses pelayanan dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Serta diperlukan adanya retensi.
Referensi
Ariyani, F.W. 2016. Tinjauan Pelaksanaan Penjajaran Dokumen Rekam Medis di Filing Puskesmas Karangayu Semarang. KTI. Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Fakultas Kesehatan Universitas Dian Nuswantoro Semarang.
Chamelia, 2019. Pengaruh Design Tracer Terhadap Penyimpanan Dokumen Rekam Medis Rawat Jalan Di Puskesmas Kapas. Jurnal Hospital Science. Vol.3, No.2.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Tahun 2006. Tentang Penyelenggaraan & Prosedur Rekam Medis Rumah Sakit di Indonesia.
Laxmi dan Prasetya. 2013. Tingkat Kejadian Missfile Dan Faktor-Faktor Penyebabnya di Bagian Filling Unit Rekam Medis Rumah Sakit Panti Wilasa Dr. Cipto Semarang. Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2011. Tentang Pedoman Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Masyarakat.
Kurniawati, A. 2015. Analisis Deskriptif Faktor Penyebab Kejadian Missfile di Bagian Filling.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2014. Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2013. Tentang Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit.
Raharjo, Sahid. 2017. Uji Analisis Regresi Linear Sederhana.
Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta, CV.















