DEMOKRASI INDONESIA: MENGUJI VALIDITAS DALAM TAKARAN FALSIFIKASI POPPER
DOI:
https://doi.org/10.25078/sjf.v16i1.4476Kata Kunci:
Demokrasi Indonesia Falsifikasi Popper Demokrasi Pancasila Kebijakan PublikAbstrak
Demokrasi di Indonesia, khususnya dalam konteks masyarakat majemuk, menghadapi tantangan signifikan terkait pelemahan nilai-nilai dasarnya, seperti kedaulatan rakyat, partisipasi politik, dan transparansi. Indeks demokrasi Indonesia yang menurun, sebagaimana dilaporkan oleh Democracy Index 2023, mencerminkan masalah seperti korupsi, lemahnya akuntabilitas pemerintah, serta minimnya ruang kritik. Dalam upaya memperkuat demokrasi, teori falsifikasi Karl Popper menjadi relevan sebagai paradigma epistemik untuk mendorong transparansi dan pengujian kebijakan publik secara kritis. Prinsip falsifikasi, yang mengutamakan kritik dan pengujian terhadap klaim kebenaran, selaras dengan demokrasi Pancasila yang menekankan musyawarah untuk mufakat. Tujuan dari penulisan artikel ini ialah menguji validitas praktik demokrasi di Indonesia dalam takaran teori falsifikasi Karl Popper. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini ialah metode kualitatif kepustakaan dengan menelusuribuku-buku sebagai sumberprimer dan artikel sebagai sumber sekundernya. Hasil yang ditemukan dalam penulisan artikel ini ialah falsifikasi menegaskan pentingnya kesalahan sebagai sarana koreksi, sehingga kebijakan publik harus selalu terbuka terhadap kritik rasional demi perbaikan berkelanjutan. Namun, praktik demokrasi di Indonesia sering kali terhambat oleh absolutisme ideologi, dominasi doktrin tertentu, dan resistensi pejabat publik terhadap kritik, yang semuanya melemahkan mekanisme deliberasi dan inklusivitas. Oleh karena itu, prinsip falsifikasi dapat berfungsi sebagai alat koreksi epistemologis untuk memperdalam nilai-nilai demokrasi Pancasila, dengan mengarahkan kebijakan pada rasionalitas, partisipasi aktif masyarakat, dan penghormatan terhadap pluralitas, sehingga demokrasi dapat berkembang menuju kematangan yang lebih inklusif dan etis.
















