ANALISIS “THE ART OF WAR” BUAH KARYA SUN TZU DALAM PERSPEKTIF KEPEMIMPINAN HINDU
DOI:
https://doi.org/10.25078/sjf.v16i1.4418Kata Kunci:
The Art of War; Sun Tzu; Kepemimpinan Hindu.Abstrak
Di masa persaingan global yang terjadi saat ini, penting untuk setiap insan memiliki kemampuan dalam hal kepemimpinan. Prinsip kepemimpinan diperlukan agar mampu menjadi pedoman untuk memanajemen diri sendiri dan orang lain, tanpa meninggalkan unsur luhur dari nilai moralitas. Salah satu pedoman kepemimpinan yang bisa dijadikan rujukan adalah “The Art of War” karya Sun Tzu. Selaras dengan ajaran dalam Kepemimpinan Hindu, keduanya sama – sama berdasar atas nilai luhur dari agama dan kebudayaan. Menimbang persamaan tersebut, peneliti dalam hal ini berusaha menelaah The Art of War dalam perspektif Kepemimpinan Hindu, dengan tujuan utama menyajikan korelasi dan pedoman luhur kepemimpinan yang bisa diberdayakan dalam kehidupan. Melalui metode yang berdasarkan hermeneutik filosofis, serta diimbangi dengan analisis interaktif dari Miles dan Huberman, penelitian ini memperoleh beberapa temuan, antara lain: 1). Hakikat dari The Art of War buah karya Sun Tzu adalah sebuah pedoman dan falsafah kepemimpinan yang menyatukan aliran Taoisme dengan strategi atau taktik peperangan. 2). Urgensinya Kepemimpinan Hindu di era disrupsi sebagai pedoman luhur untuk mempertahankan nilai agama dan kebudayaan. 3). Dari sisi analisis, diperoleh korelasi antara The Art of War yang dikaji dari sisi konsep Kepemimpinan Hindu, baik mengenai pentingnya perencanaan, pengendalian pikiran, dan kemampuan bernegosiasi.
















