THE RELEVANCE OF THE IDEOLOGICAL VALUES OF SURA MAGADA IN CONTEMPORARY CONTEXT

Penulis

  • Ida Bagus Wika Krishna Universitas Hindu Indonesia
  • Ida Bagus Yudha Triguna Universitas Hindu Indonesia
  • Ida Ayu Komang Arniati Universitas Hindu Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.25078/vidyottama.v6i2.1656

Kata Kunci:

Relevance, Ideology of Sura Magada, Values, Contemporary Context

Abstrak

Artikel ini berupaya menguraikan relevansi Ideologi Sura Magada dalam Perang Banjar tahun 1868 dengan konteks kekinian khususnya bagi masyarakat Banjar dan sekitarnya. Sura Magada sebagai ideologi perang perlawanan terhadap koloniualisme Belanda di Bali Utara, tentunya memiliki nilai-nilai yang patut diteladani dan jadikan pedoman bagi generasi penerus.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data penelitian digali melalui studi teks, dokumen, wawancara mendalam dan studi lapangan di desa Banjar. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan berbagai teknik untuk memperoleh data yang dibutuhkan dengan kualitas, reliabilitas, dan validitas. Teknik penentuan informasi dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Ideologi Sura Magada dalam Perang Banjar tahun 1868 adalah (1) Nilai kepahlawanan, (2) nilai kepemimpinan, (3) nilai keberanian, (4) nilai rela berkorban, (5) nilai wibawa, (7) nilai patriotisme, (8) nilai moral, (9) nilai solidaritas, dan (10) nilai religius yang sangat relevan dipedomani dan menjadi prinsip hidup dalam berbagai aktivitas dewasa ini. Penelitian ini menunjukkan bahwa tindakan dan laku Griya Gede Banjar dan masyarakat Banjar banyak terinspirasi dari nilai-nilai Ideologi Sura Magada.  

Referensi

Adi Antara, Anak Agung Ketut. Ideologi di Balik Perang Puputan Badung. Denpasar: Disertasi Ilmu Agama dan Budaya UNHI, 2019.

Adian, Dony Gahral. Pilar-Pilar Filsafat Kontemporer. Yogyakarta: Jalasutra, 2002.

Agastia, I.B.G. Makalah dalam sarasehan Pesta Kesenian Bali ke-2 di Denpasar, “Geguritan Sebuah Bentuk Karya Sastra Bali. Denpasar: Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, 1980.

Bachtiar, Harsya W. Pengamatan Sebagai Sebuah Metode. Jakarta: Gramedia, 1977.

Bagus, Lorens. Kamus Filsafat. Jakarta: Gramedia, 2000.

Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 2005.

Dwija, B. Kori Agung. Tersedia di: http://stitidharma.org/kori-agung/, Diakses tanggal 1 November 2021.

Koeswara, E. Agresi Manusia. Bandung: PT Eresco.1988.

Sastrodiwiryo, Soegianto. Perang Banjar 1868. Denpasar: Pustaka Bali Post, 2007.

Sastrodiwiryo, Soegianto. Perang Jagaraga (1846- 1849). Denpasar Pustaka Bali Post, 2011.

Soetjipto. Pengaruh Ulama dalam Bidang Politk dan Kerajaan Mataram", dalam Buletin Sejarah, No. 9. (Yogyakarta: Jurusan Sejarah Fakultas Sasta dan Kebudayaan, 1980), pp 7-11.

Surat Kabar Bali Express 20 September 2019

Sutjipto. "Madura dan Jawa Timur: Beberapa catatan tenttng antar hubungsn", dalam Buletin Fakultas Sastra dan Kebudayaan, no: 6. (Yogyakarta: Fakultas Sastra dan Kebudayaan Universitas Gadjah Mada, 1978), pp. 117-124.

Diterbitkan

2022-10-31

Terbitan

Bagian

Artikel
Abstrak viewed = 218 times