PROBLEMATIKA KURIKULUM SEKOLAH DASAR DI ERA DIGITAL: TELAAH KRITIS TERHADAP TANTANGAN STRUKTURAL DAN PEDAGOGIS

Penulis

  • Mujiburrahman Mujiburrahman Universitas Pendidikan Mandalika
  • Lalu Parhanuddin Universitas Hamzanwadi Selong
  • Baiq Sarlita Kartiani Universitas Pendidikan Mandalika
  • M Najamuddin Universitas Pendidikan Mandalika

DOI:

https://doi.org/10.25078/aw.v10i2.5751

Kata Kunci:

Kurikulum, era digital, transformasi digital, evaluasi pembelajaran, kebijakan pendidikan, kurikulum, Era Digital, Transformasi Digital, Evaluasi Pembelajaran, Kebijakan Pendidikan

Abstrak

Perkembangan teknologi digital telah membawa transformasi besar dalam sistem pendidikan, termasuk pada jenjang sekolah dasar. Namun demikian, adopsi kurikulum dalam merespons era digital masih menghadapi berbagai problematika struktural dan pedagogis yang kompleks. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis tantangan utama yang dihadapi kurikulum sekolah dasar dalam era digital, dengan fokus pada lima isu utama: kesenjangan akses digital, keterbatasan kompetensi digital guru, ketidakadaptifan kurikulum, dampak psikososial terhadap peserta didik, dan keterbatasan sistem evaluasi digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka sistematis terhadap artikel-artikel terindeks Scopus yang relevan dengan topik. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketimpangan infrastruktur digital, lemahnya literasi digital pada pendidik, dan struktur kurikulum yang masih kaku menjadi faktor penghambat utama transformasi pendidikan dasar. Selain itu, dampak psikososial seperti penurunan motivasi belajar, isolasi sosial, dan tekanan emosional menjadi isu serius yang belum terakomodasi dalam kebijakan kurikulum. Sistem evaluasi yang belum inklusif dan autentik juga memperparah ketidaksesuaian antara pendekatan pembelajaran digital dan asesmen yang digunakan. Sebagai kontribusi, artikel ini menawarkan rekomendasi kebijakan yang mencakup reformasi kurikulum berbasis fleksibilitas dan kontekstualitas, penguatan kompetensi guru dalam pedagogi digital, serta pengembangan sistem evaluasi yang holistik dan berpihak pada peserta didik. Dengan demikian, kurikulum sekolah dasar di era digital perlu dibangun tidak hanya untuk meningkatkan akses dan efisiensi teknologi, tetapi juga untuk menjamin keadilan, kesejahteraan psikologis, dan kualitas pembelajaran yang bermakna.

Referensi

Carpenter, J. P., & Shelton, C. C. (2024). Reconceptualizing learning in the digital era: A critical analysis of education transformation post-pandemic. Journal of Digital Learning Research, 12(1), 15–29.

Catalão, J. C., Mendes, A., & Oliveira, R. (2024). SEL integration in digital primary curriculum: A framework for well-being. International Journal of Social Emotional Education, 7(1), 12–28.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approach (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Dewey, R., Hasan, M., & Lubis, F. (2022). Portfolio-based digital assessment in primary schools: A Southeast Asia study. Digital Learning Policy and Practice, 3(4), 183–97.

Entringer Bottacin, D., Oliveira, R., & Mendes, P. (2024). Assessment challenges in digital elementary education: A systematic review. Education Policy Analysis and Practices, 22(2), 122–137.

Goodson, I., & Schostak, J. (2021). Curriculum and coronavirus: Lessons for education policy. London: Routledge.

Koh, A., Lee, J., & Sugiarto, A. (2023). The psychosocial dynamics of screen-based learning in primary school children. Child Development and Education Journal, 7(4), 183–195.

Koss, R. S., & Paciga, K. A. (2025). Equitable assessment systems for digital learners: Policy and practice. Early Education Policy, 5(1), 21–39.

Liu, S., Zhang, T., & Herlina, D. (2025). Infrastructure and digital learning effectiveness in elementary education: A comparative study. International Journal of Educational Development Technology, 14(1), 45–60.

Munawar, M., Hartini, S., & Maulina, E. (2021). 21st-century skills integration in Indonesian primary education curriculum: A critical review. Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies, 9(2), 101–112.

Nash, K., & Browne, N. (2021). Assessment for learning in the digital age: Rethinking equality and equity in online classrooms. Journal of Educational Technology & Society, 24(3), 15–27.

Onoue, M., Ito, N., & Anggraini, Y. (2024). Integrating digital literacy in elementary classrooms: Toward a human-centered pedagogy. International Journal of Digital Pedagogy, 5(2), 87–101.

Rojas-Estrada, C., Hernández, J., & Suryanto, D. (2024). Rethinking curriculum in the age of digitalization: From content to competencies. Global Curriculum Innovation Journal, 10(3), 233–247.

Rother, N., Lemos, R., & Puspitasari, M. (2024). Digital assessment and 21st-century competencies in basic education. Assessment in Education in the Digital Era, 6(2), 99–115.

Seifert, T., Baumann, A., & Kartini, D. (2020). Authentic e-assessment design for young learners: A practical guide. Educational Evaluation Journal, 15(1), 42–58.

Shaleh, M., Yusuf, A., & Rahim, A. (2024). Digital inequality and education: Mapping infrastructure gaps in Indonesia's remote schools. Asian Education Studies, 3(1), 54–67.

Sieglova, M., & Stejskalova, J. (2021). Unintended consequences of technology use in early education: A review. European Journal of Child Development, 8(3), 145–60.

Uleanya, C. (2024). Enhancing digital literacy among teachers: Challenges and prospects in developing contexts. Contemporary Educational Research Journal, 6(1), 88–96.

UNESCO. (2023). Global education monitoring report 2023: Technology in education – A tool on whose terms. Paris, France: United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-13
Abstrak viewed = 44 times