ANALISIS DISKREPANSI PEMANFAATAN RAPOR PENDIDIKAN PADA JENJANG SEKOLAH DASAR SESUAI PERMENDIKBUDRISTEK N0.9 TAHUN 2022
DOI:
https://doi.org/10.25078/aw.v10i2.5749Kata Kunci:
Analisis Diskrepansi, Pemanfaatan Rapor Pendidikan, Perencanaan Berbasis DataAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kesenjangan dalam pemanfaatan rapor pendidikan sebagai dasar perencanaan berbasis data pada jenjang sekolah dasar di Kecamatan Ampenan Provinsi NTB, sebagaimana diamanatkan dalam Permendikbudristek Nomor 9 Tahun 2022. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan model evaluasi kesenjangan. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan observasi terhadap 25 pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) yang dipilih secara acak, terdiri dari kepala sekolah, guru, dan operator sekolah. Data dianalisis menggunakan uji tanda berjenjang Wilcoxon untuk mengukur adanya perbedaan serta besar kesenjangan terhadap standar yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenjangan dalam seluruh tahapan pemanfaatan rapor pendidikan tergolong kecil. Rinciannya sebagai berikut: (1) pelaksanaan AN terjadi kesenjangan kecil dengan besar beda 0,8; (2) identifikasi kondisi layanannya menggunakan rapor pendidikan terjadi kesenjangan kecil dengan besar beda 0,71; (3) refleksi penentuan fokus peningkatan layanan untuk setahun kedepan terjadi kesenjangan kecil dengan besar beda 0,68; (4) penyusunan perencanaan pembelajaran sesuai data pada rapor pendidikan terjadi kesenjangan kecil dengan besar beda 0,75; (5) pemetaan kebutuhan peningkatan kompetensi agar pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) mampu melaksanakan perbaikan layanan terjadi kesenjangan kecil dengan besar beda 0,6; (6) penyusunan RKT dan RKAS sesuai prioritas perbaikan pada Rapor Pendidikan terjadi kesenjangan kecil dengan besar beda 0,58; (7) implementasi perencanaan kegiatan yang telah disusun terjadi kesenjangan kecil dengan besar beda 0,87; (8) revisi perencanaan dan penganggaran berdasarkan hasil refleksi terjadi kesenjangan kecil dengan besar beda 0,62.
Referensi
Ariasa, I. W., Marheni, A. A. I. N., & Widiartini, N. K. (2019). Analisis diskrepansi pelaksanaan layanan tupoksi bagian dan sub bagian di lingkungan Biro Akpk Universitas Pendidikan Ganesha sesuai dengan Permenristekdikti Nomor 14 Tahun 2016. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia, 9(2)
Dantes, N. (1983). Variabel penelitian dan perumusan hipotesis. Singaraja, Bali: Jurusan Ilmu Pendidikan, FKIP Unud.
Dantes, N. (2012). Metodologi penelitian. Yogyakarta: Andi.
Divayana, D. G. H., Ariawan, I. P. W., & Adiarta, A. (2022). Design of new evaluation model based on Discrepancy Daiwi Asuri Sampad. Emerging Science Journal, 6(1), 166–184. doi:10.28991/ESJ-2022-06-01-013
Jumini, S., Rusilowati, A., Sutikno, S., Cahyono, E., Parmin, P., & Firdaus, F. (2021). Discrepancy evaluation models in physics project-based learning of student entrepreneurship character. Journal of Physics: Conference Series, 1918(2), 022042. doi:10.1088/1742-6596/1918/2/022042
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2022 tentang Evaluasi Sistem Pendidikan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah terhadap Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Jakarta, Indonesia.
Madaus, G. F., Scriven, M., & Stufflebeam, D. L. (Eds.). (1983). Evaluation models viewpoints on educational and human services evaluation (1st ed.). Boston, MA: Kluwer-Nijhoff Publishing.
Mustafa, P. S. (2021). Model Discrepancy Sebagai Evaluasi Program Pendidikan. PALAPA: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan, 9(1). https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/palapa
Provus, M. M. (1969). The discrepancy evaluation model: An approach to local program improvement and development. Pittsburgh, PA: Pittsburgh Public Schools.
Salin, I. M., Dantes, N., Ketut, G., & Sunu, A. (2014). Analisis diskrepansi pelaksanaan kompetensi kepala sekolah berbasis Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007 di lingkungan sekolah dasar Seraya Timur, Kecamatan Karangasem. Jurnal Administrasi Pendidikan UNDIKSHA, 5
Saputra, N. M. A., Wahyu, R., & Rahman, D. H. (2022). Evaluation of counseling programs at junior high schools in Malang Regency during the Covid-19 pandemic: Discrepancy model. KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal), 9(2), 157–166. doi:10.24042/kons.v9i2.12223
Sherly, Kisno, Mudjisusatyo, Y., Purba, S., Dharma, E., & Sihombing, H. B. M. (2023). Discrepancy evaluation model on certification competency test implementation of vocational high school. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 56(1), 149–159. doi:10.23887/jpp.v56i1.53843
Steinmetz, A. (2000). The discrepancy evaluation model. In D. L. Stufflebeam, G. F. Madaus, & T. Kellaghan (Eds.), Evaluation models: Viewpoints on educational and human services evaluation (pp. 127–143). New York, NY: Springer. doi:10.1007/0-306-47559-6_7
Supranto, J. (2000). Statistik teori dan aplikasi (Edisi ke-6). Jakarta: Erlangga.
Suyasa, P. W. A., & Divayana, D. G. H. (2021). Modification of cse-ucla and discrepancy as a new evaluation model in education. Emerging Science Journal, 5(6), 929–942. doi:10.28991/esj-2021-01321
Widyastuti, W., & Haryanto, H. (2023). Evaluation of inclusive elementary school learning in Yogyakarta. Al-Ishlah Jurnal Pendidikan, 15(3), 2768–2779. doi:10.35445/alishlah.v15i3.1064

