MEMBANGUN EKOSISTEM PENDIDIKAN HOLISTIK MELALUI KOLABORASI GURU LINTAS MATA PELAJARAN DI SD SARASWATI 6 DENPASAR

Penulis

  • Made Mardika SD Saraswati 6 Denpasar1
  • Ni Komang Sutriyanti Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • I Gede Nanda Jaya Pratama Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • I Putu Gede Wahyu Hermawan Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.25078/aw.v10i1.5012

Kata Kunci:

Ekosistem, Pendidikan Holistik, Guru Lintas Mata Pelajaran

Abstrak

Sekolah merupakan tempat yang strategis untuk menumbuhkan potensi generasi bangsa. Setiap siswa ibarat benih yang memiliki potensi untuk tumbuh menjadi pribadi unggul dan berkarakter. Dalam mewujudkan tujuan pendidikan ini, peran guru dari berbagai mata pelajaran seperti PJOK, Bahasa, Seni Budaya, Matematika, IPAS, Agama, Teknologi dan Pancasila sangat penting dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang holistik. Pendidikan yang efektif tidak dapat dilakukan secara terpisah dan parsial, melainkan harus melibatkan kerja sama yang kuat antar guru, dengan kepala sekolah sebagai pemimpin yang visioner. Dengan pendekatan kolaboratif yang berpijak pada semangat Ki Hajar Dewantara dan ajaran Dharma, sekolah dapat menjadi ruang yang mendukung pertumbuhan karakter, kecerdasan, dan spiritualitas siswa. Melalui sinergi lintas mata pelajaran dan integrasi kurikulum yang relevan, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademis, tetapi juga mengembangkan keterampilan dan nilai-nilai kehidupan yang berguna di masa depan. Dalam proses ini, kepala sekolah berperan penting dalam menciptakan budaya kolaboratif yang mengoptimalkan potensi siswa secara menyeluruh. Pendekatan ini menghasilkan pendidikan yang tidak hanya fokus pada ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter yang berbudi pekerti luhur, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan ajaran luhur dalam kehidupan sehari-hari.

Referensi

Afidah, N. N., Syihabuddin, Liswati, K. N., & Rizkyanafi, M. W. (2022). Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Bahasa Indoensia di Sekolah Dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 8(4), 1526–1536. doi: 10.31949/jcp.v8i2.2717

Anwar, C. (2017). Buku Terlengkap Teori-Teori Pendidikan Klasik Hingga Kontemporer. Yogyakarta: IRCiSoD.

Azis, H. S. A. (2024). Pengembangan Model Projec Based Learning (PjBL) Berwawasan Lingkungan Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis pada Siswa Sekolah Dasar (SD). Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar, 9(2), 86–93. Retrieved from https://ojs.uhnsugriwa.ac.id/index.php/AW/article/view/4291/2580

Ginting, S. U. B., Nofasari, E., Dina, R., Kartolo, R., & Budidaya Binjai, S. (2024). Sosialisasi Tri Gatra Bahasa Yaitu: Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, Kuasai Bahasa Asing Pada Masyarakat Desa Telagah Kecamatan Sei Bingai. Jurnal Adam: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 72–79. doi: 10.37081/adam.v3i1.1766

Mulyasa. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Nirmala, S. U., Agustina, A., Robiah, S., & Ningsi, A. (2023). Penerapan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(1), 182–187. doi: 10.51169/ideguru.v9i1.746

Pagarra, H., Syawaluddin, A., Krismanto, W., & Sayidiman. (2022). Media Pembelajaran. Makassar: Badan Penerbit UNM.

Pratama, I. G. N. J., & Sutriyanti, N. K. (2024). Pendekatan Perubahan Tingkah Laku Siswa dalam Perspektif Agama Hindu. Guna Widya: Jurnal Pendidikan Hindu, 11(2), 173–182. doi: https://doi.org/10.25078/gw.v11i2.3757

Rafiqoh, S. (2020). Arah Kecenderungan dan Isu Dalam Pembelajaran Matematika Sesuai Pembelajaran Abad 21 Arah Kecenderungan dan Isu Dalam Pembelajaran Matematika Sesuai Pembelajaran Abad 21 ah K end ungan dan Isu Dala elajaran Matematika Sesuai Untuk Menghadapi Revolusi Industri 4.0. Jurnal MathEducation Nusantara, 3, 58–73.

Risdiany, H., & Dewi, D. A. (2021). Penguatan Karakter Bangsa Sebagai Implementasi Nilai-Nilai Pancasila. Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(4), 696–711. doi: https://doi.org/10.36418/japendi.v2i4.140

Salim, N. A., Avicenna, A., Suesilowati, S., Ermawati, E. A., Panjaitan, M. M. J., Yustita, A. D., Susanti, S. S., Saputro, A. N. C., Muslimin, T. P., & Soputra, D. (2022). Dasar-Dasar Pendidikan Karakter. Medan: Yayasan Kita Menulis.

Sarie, F. N. (2022). Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Model Problem Based Learning pada Siswa Sekolah Dasar Kelas VI. 4(2), 492–498. doi: https://doi.org/10.34001/jtn.v4i2.3782

Simbolon, M. E., Marini, A., & Nafiah, M. (2022). Pengaruh Literasi Digital Terhadap Minat Baca Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 8(2), 532–542. doi: 10.31949/jcp.v8i2.2449

Soedjatmiko. (2015). Membentuk Karakter Siswa Sekolah Dasar Menggunakan Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Journal of Physical Education, Health and Sport, 57–64.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.

Surahni. (2017). Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) sebagai Sarana Pendidikan Moral. URECOL, 39–46.

Tim Penulis. (2017). Ki Hajar Dewantara: Pemikiran dan Perjuangannya. Jakarta: Museum Kebangkitan Nasional.

Tim Penyusun. (2023). Panduan Pemasyarakatan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan Ketetapan MPR RI. Jakarta: Sekretariat Jenderal Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia.

Wijayanti, I., & Ekantini, A. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran IPAS MI/SD. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(2), 2100–2112. doi: https://doi.org/10.23969/jp.v8i2.9597

Unduhan

Diterbitkan

2025-04-01

Terbitan

Bagian

##section.default.title##
Abstrak viewed = 84 times